"Puasa baik bagi fisik dan psikis"

Assalamu'alaikum semua!!
Bagaimana kabar kalian? Semoga sehat selalu menyertai yaa. Jadi kali ini aku mau bahas sesuatu tentang Puasa ni, apa sih puasa itu? Puasa adalah salah satu agenda untuk meningkatkan iman serta ketakwaan kepada Allah, dengan menahan lapar, haus dan nafsu serta menjauhkan diri dari hal-hal yang membatalkannya tapi dengan syarat syarat tertentu. Jadi kebayang ga sih, selama sebulan penuh harus menahan diri dari banyak sekali godaan, belum ditambah berkatifvitas di setiap harinyaa. Pasti ya berat, memikirkannya saja sudah pusing, tapi ni teman teman mau tau ga kalau Allah selalu meletakkan hikmah di setiap peristiwa yang terjadi pada hambanya, salah satu nya puasa ini. Puasa memang menahan banyak sekali godaan tapi puasa memberikan manfaat yang banyak sekali syafa'at nya bagi kita kita, terutama dalam kesehatan fisik dan psikis kita. Mau tau bagaimana puasa memberikan syafa'at bagi umat manusia? Oke akan aku beritahu. Jadi didalam menahan dahaga serta lapar, ada yang namanya sahur, sahur adalah waktu bagi muslim untuk makan dan minum layaknya persiapan untuk berpuasa, sahur pada subuh hari membuat daya tahan tubuh kita menjadi lebih baik dalam beraktivitas di siang dan sorenya. Setelah berpuasa seharian tubuh menjadi segar setelah berbuka, dan tubuh menjadi lebih sehat karena kita terhindar dari makanan yang berbahaya. Karena itu puasa adalah salah satu momen dimana para muslim bangun subuh dan tidak ketinggalan sholat subuh seperti hari hari lainnya. Manfaat puasa juga menjadikan kita hemat dalam membeli makanan. Nah, puasa selain baik bagi kesehatan fisik baik juga Loh bagi kesehatan psikis. Dari segi psikologis nya puasa juga ada loh. Jadi mengapa berpuasa bisa menyehatkan psikis? Jawabannya karena berpuasa mendatangkan ketenangan jiwa. Dalam kehidupan modern cenderung membuat setiap orang memiliki beban psikologis yang tinggi dengan ditandai tingkat stres berat. Fakta menarik hampir pada semua rumah sakit di Amerika Serikat diisi oleh pasien gangguan mental karena tidak terpenuhinya kebutuhan psikis dasar yang harus dipuaskan. Mengapa bisa tidak terpenuhinya kebutuhan psikis dasar itu? Jawabnya karena nafsu yang ada pada diri manusia itu sangat dominan, sehingga psikis tidak terpuaskan atau tidak pernah merasa puas yang berakibat gangguan mental. Nafsu pada diri manusia itu sangat dominan, sementara berpuasa bisa mengendalikan nafsu. Orang yang berpuasa nafsunya tidak dominan. Berpuasa tujuannya mengendalikan nafsu manusia, bukan mematikan nafsu manusia. Sedangkan kesehatan mental atau bidang psikologi, baik pada kalangan ilmuwan maupun orang awam berfokus kepada pengendalian nafsu. Fenomena yang ada dalam perkembangan pemikiran dan peradaban manusia tidak sama disebabkan tingkat kepuasan individu yang berbeda. Cita-cita, impian setiap manusia berbeda dan tingkat kesadaran untuk menikmati kehidupan layak menurut keinginan masing-masing. Hal ini karena batasan kehidupan layak itu tanpa batas sehingga tingkat kepuasan tak terhingga. Kembali kepada tujuan berpuasa untuk mengendalikan hawa nafsu manusia. Seharusnya ada pembatas, ada pengendali pada diri setiap manusia sehingga memiliki sebatas kemampuan. Seorang ahli psikologi agama, Zakiah Daradjat menilai pelaksanaan agama dalam kehidupan sehari-hari dapat membentengi seseorang dari gangguan jiwa (mental) dan dapat pula mengembalikan jiwa bagi orang yang gelisah. Jelasnya kegelisahan dan kecemasan yang tidak berujung pangkal itu, umumnya berakar dari ketidakpuasan dan kekecewaan. Agama dapat menolong seseorang untuk menerima kekecewaan dengan jalan memohon rido Allah bahwa kebahagian akan dirasakan kemudian hari. Ketika berpuasa kecemasan akan hilang. Ketidakpuasan dan kekecewaan bagi mereka yang berpuasa akan sirna, sebab orang berpuasa itu selalu bahagia yakni ketika berbuka dan ketika nanti bertemu Allah di akhirat. Nah, jadi puasa itu tidak menjadikan manusia lemah ya teman teman, tapi menjadikan manusia lebih sehat baik dari segi fisik dan psikisnya. Berdasarkan penelitian, berpuasa memberi pengaruh besar bagi penderita gangguan kejiwaan, juga penderita insomnia. Dari segi sosial, berpuasa memberikan sumbangan yang cukup besar. Melaksanakan ibadah puasa karena Allah memperoleh manfaat ganda yakni terhindar dari dosa, mendapat pahala dan keuntungan lainnya memperoleh ketenangan jiwa, mampu mengendalikan nafsu untuk memperoleh kepuasan yang tidak terhingga. 
Oke, sampai disini dulu ya teman-teman. Semoga apa yang tersampaikan dituliskan ini dapat teman teman ambil pelajarannya. Terima kasih untuk yang sudah membaca, see you in the other chapter!!
Wassalamu'alaikum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Hidupku adalah milikku"